Sabtu, 16 Januari 2010

Gempa 7 SR goncang Haiti



Gempa berkekuatan 7,3 skala Richter melanda Haiti, Selasa (12/1) sore waktu setempat. Gempa yang berpusat sekitar 10 kilometer di bawah tanah ini meruntuhkan sejumlah bangunan di negara itu. Beberapa bangunan pemerintah termasuk gedung parlemen dan katedral juga ikut runtuh. Sejumlah rumah sakit dilaporkan telah runtuh, dan jalanan dipenuhi puing-puing CNN Melaporkan, gempa ini diperkirakan terjadi sekitar 35 detik. Sebuah gempa susulan berkekuatan 5,9 SR di 30 mil sebelah barat dan diikuti gempa susulan 5,5 SR, dekat dengan lokasi gempa pertama. Diperkirakan antara 50 ribu hingga 100 ribu orang tewas dalam gempa ini

Hingga saat ini kami telah memakamkan 7000 orang di kuburan masal," ucap Presiden Haiti, Rene Preval Gempa yang mengguncang Haiti merupakan musibah terburuk yang pernah ditangani Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Kerusakan infrastruktur diperkirakan melebihi tsunami yang menghancurkan Aceh tahun 2004 lalu. "Gempa ini seperti membunuh kota tersebut," terangnya. Dari laporan tim PBB, sekitar 90 persen bangunan dan gedung di Leogane hancur akibat gempa 7 SR yang mengguncang Haiti, Selasa (12/1/2010) itu. "Tidak ada kantor pemerintahan yang tersisa," kisahnya. Kondisi di kota-kota lainnya tidak kalah memprihatinkan. Banyak warga yang terkubur di reruntuhan bangunan dan belum bisa dievakuasi. Sabtu, 16/1/2010, korban akibat gempa 7,0 SR di Haiti terus bertambah. Jumlahnya kini diprediksi mencapai 200 ribu jiwa. Bandara utama Haiti pun diambil alih oleh Amerika Serikat (AS) untuk memudahkan bantuan.

0 komentar:

Posting Komentar